Pages

Sabtu, 02 Agustus 2014

Family Time

Hari ini aku tidak berencana untuk pergi kemana pun. Menghabiskan waktu dengan menonton tv, mengecheck status teman2 di sosmed, dan menulis lebih aku sukai daripada pergi keluar rumah. Alasanya simple, aku malas mandi dan dandan. Ya inilah aku.

“mau ikut gag ke salatiga?” tanya ibuku

“ngapain ?” sambil memencet tombol
chanel di remote tv

“nganter ibuk ngambil obat”

“gag mau” dengan nada malas

“Rizalllllllllllll cepet mandi ikut bude jalan-jalan ke Salatiga” teriak ibukku di teras rumah memanggil adik sepupuku yang berusia 7 tahun.

“tungguuu aku mau mandi dulu ya bude” sahut adikku

“rizal ikut buk?”

“iya. Sono cepet mandi. Biasanya kamu lama mandi sama dandannya”

Aku berubah pikiran. Aku pikir jalan-jalan berdua dengan ibukku saja akan membosankan. Kalau Rizal adikku ikut pasti akan seru.

Aku bergegas menyiapkan baju yang akan ku pakai: kaos garis-garis warna kuning abu2, rok jeans biru muda, jilbab pasmina motif wajik warna-warni. Sebernarnya gag maching sih antara jibab sama kaosku. Tapi tak apalah aku lagi seneng pake jilbab ini. Masih baru gitu lohhhh hehe.

Setelah mandi bersih, saatnya dandan cantik. Pembersih, penyegar, pelembab, bedak padat sudah teroles mulus di wajahku. Jilbab pasmina motif wajik ku pakai dengan model sederhana diputar dari ujung ke ujung. Cukup dengan 2 peniti saja. Sandal croc bahan plastik warna active green memang tidak matching dengan busanaku tapi berhubung itu adalah sandalku satu-satunya dirumah jadi kemana pun aku pergi sandal itu selalu ku pakai.

Rizal sudah siap sedari tadi. Sambil menunggu semua siap dia menonton acara tv kesayangannya: upin dan ipin. Dengan kaos putih panjang dan celana jeans army warna hijau dia kelihatan tampan sekali.

Ternyata Naswa, adik sepupuku dan adik kandung Rizal, juga ingin ikut. Dia iri kakaknya akan pergi jalan2 dan tidak menemaninya bermain di rumah untuk hari ini. Aku senang dia ikut. Walaupun aku tau pasti akan repot mengurus 2 anak sekaligus.

Seperti biasa aku selalu menjahilinya. Sambil menunggu ibuk selesai berdandan dan mobil dipanaskan aku menggodanya di teras rumah.

“Haiyoooo nanti Naswa ditinggal. Gag jadi di ajak jalan2” aku pegang kedua tangannya dan aku ayunkan kanan kiri sambil duduk di kursi teras.

“Halahhhhhh ikutttt” dengan nada bicara naik turun khas anak kecil.

“Ngak boleh ikut. Naswa gendut nanti mobilnya gag cukup”

“Halahhhhhh ikutttt” tangan kanannya mencubit pahaku.

“Ngak boleh ikut. Naswa gendut. Naswa gendut”

Kali ini dia tak menjawab. Hanya saja wajahnya menunduk dan kedua tangannya memukul2 pahaku. Kemudian dia menangis keras sekali hingga ibunya mendengar. Seperti biasa akhirnya aku kena omelan.

Semua sudah siap berangkat. Naswa hampir saja tidak jadi ikut karena aku hahaha. Aku memang kakak sepupu yang jahil.

Selama perjalanan aku menghibur Naswa dengan menyanyikan sebuah lagu. Sebuah lagu anak2 yang aku gubah liriknya.

Pada hari Jum’at ku turut budhe ke kota
Naik mobil istimewa ku duduk di tengah
Di blakang pak sopir yang sedang bekerja
Mengendarai mobil supaya baik jalannya

Ibu sudah lama sakit pencernaan. Sudah berbagai macam pengobatan dijalaninya. Mulai dari dokter spesialis, opname di rumah sakit, pijat sumpit, hingga ramuan obat cina. Dan yang terakhir ini beliau berobat ke seorang anak indigo dengan ramuan obat parutan jahe untuk dioles keseluruh badan sebelum tidur, ramuan jamu diminum setiap hari, dan air khusus. Aku tidak tau air itu air apa. Jika dilihat memang seperti air biasa, jernih dan tidak berbau.

Seperti yang ibu janjikan, setelah mengambil obat kami pergi jalan2 menikmati sisa2 hari libur lebaran di alun2 kota Salatiga atau biasa juga disebut lapangan Pancasila.

Lapangan Pancasila merupakan pusatdari Kota Salatiga. Di sebelah timur terdapat Kantor Pemkot Kota Salatiga dan Kantor DPRD Kota Salatiga. Di sebelah barat terdapat masjid besar dan kampus STAIN.Kantor samsat dan Polres di sebelah selatan dan utara lapangan. Di bagian timur lapangan ada 3 patung pahlawan nasional yang berasal dari Salatiga. Ketiganya adalah Brigjen Sudiarto, Laksamana Madya Yosaphat Soedarso, dan Marsekal Muda Agustinus.

Bila berkunjung ke Salatiga tak lengkap rasanya bila tak mampir ke tempat yang satu ini. Lapangan Pancasila tak pernah sepi pengunjung dari pagi hingga malam hari. Setiap pagi tempat ini berfungsi sebagai jogging area. Di sana juga terdapat berbagai macam warung tenda yang menjual berbagai macam makanan. Ada bakso, mie ayam, gado-gado, nasi pecel, batagor, es buah, dll. Yang paling terkenal dan banyak diminati adalah batagor dan es buah. Di sana terdapat mobil atv, skuter teletubies, dan mobil-mobilan yang disewakan. Harganya cukup terjangkau. Dengan uang 10000 bisa menyewa mobil-mobilan untuk satu kali putaran dan mobil ini bisa diisi hingga 6 org. Untuk menyewa mobil atv cukup membayar 5000 saja untuk 2 kali putaran. Murah sekali bukan.

Rizal dan Naswa ingin naik mobil atv. Ku keluarkan lembar 5000an dari dompet. Mereka kelihatan tidak sabar ingin segera menaikinya. Setelah mengantri beberapa menit akhirnya tiba juga giliran mereka. Mobil atv warna hijau army siap dikendarai. Sebenarnya mobil ini bisa dinaiki 2 orang sekaligus. Namun untuk keamanan ibukku meminta Rizal menaikinya sendiri di putaran pertama lalu giliran Naswa untuk putaran kedua. Mereka terlihat bahagia sekali.

Kota Salatiga adalah kota yang indah. Umumnya kota identik dengan sampah, macet, dan panas. Namun Salatiga lain. Kota ini sejuk, tidak macet, tidak ada sampah, dan banyak akses transportasi umum. Di sisi-sisi jalan raya terdapat trotoar yang luas untuk pejalan kaki. Salatiga merupakan kota kecil yang damai.

Selasa, 22 April 2014

3 Alasan Utama Siswa Putus Sekolah Dan Cara Mengatasinya

Sumber daya alam di Indonesia sangat melimpah. Terdapat barang tambang, pariwisata alam, hutan yang luas, dan keanekaragaman flora dan fauna. Siapa lagi jika bukan kita yang akan memanfaatkan kekayaan alam bumi Indonesia ini?

Sumber daya alam yang melimpah jika tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang bagus akan menjadi sia-sia saja. Lihatlah kondisi pendidikan di negara ini. Permasalahan pendidikan yang kian hari kian mengeruh saja. Mulai dari ujian nasional, penyelewengan dana bos, hingga angka putus sekolah yang masih tinggi. Tanpa generasi muda yang berkualitas, tak mustahil jika nanti suatu saat semua sumber daya alam Indonesia akan dikelola oleh orang asing. Negeri kita akan terjajah kembali.

Angka putus sekolah yang tinggi merupakan satu dari beberapa permasalahan pendidikan di Indonesia. Jenjang pendidikan SMA memiliki angka putus sekolah yang tertinggi dibanding dengan tingkat SD dan SMP. Di DKI Jakarta saja jumlah siswa putus sekolah tingkat SMA adalah 377.198 siswa. Hal ini sungguh memprihatinkan.

Salah satu penyebab siswa putus sekolah adalah karena kekurangan biaya. Menurut penelitian siswa dari keluarga miskin memiliki potensi untuk putus sekolah 2,4 kali daripada siswa dari keluarga berpemasukan menengah dan 10.5 kali daripada keluarga berpemasukan tinggi.
               
Pemerintah memiliki program Bantuan Siswa Miskin yang diimplementasikan sejak pertengahan tahun 2013. Siswa tingkat SMA mendapatkan bantuan sebesar 780.000 pertahun/anak. Pada tahun 2014 pemerintah menetapkan kuota sebesar  1.696.975 siswa tingkat SMA penerima BSM. Meskipun bantuan ini belum bisa mengcover seluruh siswa miskin di Indonesia, BSM dapat mengurangi beban orang tua siswa yang kekurangan.

Dari pihak sekolah sendiri biasanya terdapat program bantuan untuk siswa miskin. Dana tersebut bisa bersumber dari iuran guru, dana yayasan, atau bantuan dari orang tua siswa yang mampu.

Faktor lain penyebab putus sekolah yaitu kehamilan remaja.  Sangat disayangkan, di Indonesia  banyak remaja usia SMA yang putus sekolah karena hamil. Hal ini terjadi karena budaya pergaulan bebas yang tak tercontrol.

Masalah ini sebenarnya dapat dicegah dengan bimbingan dan pengawasan dari orang tua. Para orang tua seharusnya mengenal siapa saja teman-teman dekat anaknya. Hal ini bertujuan untuk mengawasi kegiatan anak saat diluar rumah. Contoh: saat anak terlambat pulang sekolah, orang tua dapat menelphone teman dekatnya untuk mengetahui dimana si anak berada.

Bullying merupakan tindakan-tindakan atau perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain dalam hal ini antar sesama pelajar. Contoh tindakan Bullying diantaranya adalah mengejek, menghina, merendahkan, mengintimidasi, melecehkan hingga mengasari secara fisik. Bullying dapat menjadi alasan mengapa siswa putus sekolah.

Peran guru sangat penting dalam permasalahan ini. Guru, tidak harus guru BK, berusaha menyemangati siswa yang dibully dengan cara memberi nasehat- nasehat yang menguatkan. Guru seharusnya menegur dan bila perlu memberikan sanksi tegas kepada si pembully agar si pembully jera dan tidak lagi mengulangi perbuatannya. Guru wajib memberitahukan masalah ini pada orang tua pembully dan korban bully agar orang tua masing-masing minimal mengetahui apa yang sedang terjadi di sekolah. Sekolah juga seharusnya membuat aturan tegas tentang pembulian

Tingginya angka siswa putus sekolah di jenjang SMA bukan tanggung jawab pemerintah saja. Namun, hal ini merupakan tanggung jawab kita semua sebagai warga negara. Jika semua pihak berperan (guru, orang tua, pemerintah, siswa), siswa putus sekolah di Indonesia akan berkurang.


Minggu, 20 April 2014

Orang Tua Adalah Guru Terbaik

“Orang tua adalah guru terbaik”. Apakah benar begitu? Mengapa?
Orang tua adalah orang terdekat anak. Dari orang tua anak belajar hal-hal dasar: memegang sendok, berbicara, memakai baju, berjabat tangan,dll. Orang tua guru adalah guru pertama.

Orang tua adalah orang paling berkomitmen untuk mencerdaskan kita. Dari kecil kita diikutkan oleh berbagai macam les: bahasa inggris, musik, menari, dll. Tak lupa saat tes akhir semester datang makanan yang kita makan sehari-hari menjadi lebih special dengan tambahan telur, daging, buah dan sayur-sayuran agar otak ternutrisi dengan baik.

“Orang tua adalah guru terbaik”. Menurut saya, kalimat ini benar, tetapi tidak sepenuhnya benar. Orang tua merupakan orang yang paling berpengaruh dalam kehidupan anak. Sering kali orang tua memberi contoh buruk seperti percekcokan antara ibu dan bapak. Anak belajar dengan cara meniru. Hal apapun yang dia lihat akan ditiru tanpa mengetahui apakah hal itu buruk atau tidak.
Menurut buku yang pernah saya baca, tindakan kriminal yang dilakukan oleh remaja cenderung berasal dari keluarga yang tidak harmonis dan tumbuh berkembang di lingkungan yang keras.

Orang tua berambisi untuk menjadikan anaknya yang terbaik. Salah satunya dengan mendaftarkan anak di sekolah favorit dengan guru-guru yang berkompeten. Menurut saya itu tidak menjamin. Waktu anak sebagian besar dihabiskan dirumah bukan di sekolah. Belajar di sekolah rata-rata 7 jam sehari. Sisa 17 jam untuk dihabiskan di rumah. Jadi, pendidikan di rumah oleh orang tua memiliki peran lebih daripada pendidikan di sekolah.


Senin, 14 April 2014

Tips Membantu Orang Yang Sedang Depressi

Manusia hidup tak lepas dari adanya masalah. Mulai dari masalah kecil hingga masalah besar yang membuat seseorang menjadi depressi. Bahkan jika sudah parah hal ini bisa membuat orang melakukan bunuh diri. Apaka h akan kita biarkan jika hal ini terjadi pada orang-orang terdekat kita ?

Pada tulisan saya kali ini, saya akan membagikan tips tentang membantu orang yang sedang depressi . Ada beragam cara mulai dari konseling, menulis, hingga datang ke konselor professional.
Biasanya penderita depressi memiliki ciri-ciri khusus. Dia tiba-tiba menjadi pribadi yang berbeda. Dia yang biasanya aktif bergaul dan ceria mendadak berubah menjadi suka menyendiri. Dia tidak memperhatikan penampilannya. Bahkan mungkin anda lupa kapan dia terakhir tersenyum.

Ajaklah bicara secara pribadi. Dengan menceritakan masalahnya, dia akan merasa ada orang yang peduli dengannya. Tunjukkan bahwa kamu peduli dan khawatir. Jangan gunakan kata-kata langsung seperti “ kamu sedang stress ya ?”.

Ajaklah dia untuk pergi berjalan-jalan keluar rumah seperti mendaki gunung, ke taman, atau ke mall. Bisa juga dengan melakukan sesuatu yang menarik minatnya seperti membaca buku, menonton film, menggambar, dll. Hal ini dapat membuat dia berhenti sejenak memikirkan masalahnya.

Menulis merupakan suatu kegiatan dimana kita dapat mencurahkan buah pikiran kita ke dalam lembar-lembar kertas. Menulis bisa mengurangi beban pikiran seseorang. Terdapat beberapa orang yang mungkin saja malu untuk menceritakan masalahnya kepada orang lain. Cara ini bisa dilakukan untuk tipe orang introvert (orang yang tertutup). Menulis diary atau catatan pribadi merupakan salah satu solusi mencurahkan masalah tanpa melibatkan orang lain.

Ajaklah si penderita depressi untuk berkonsultasi ke psikiater jika kondisinya sudah parah (contoh: mengancam untuk bunuh diri). Psikiater pasti lebih mengerti tentang kondisi seseorang yang sedang depressi. Psikiater mengetahui tentang langkah-langkah apa saja yang harus dijalani pasien. Dan psikiater juga mengetahui tentang obat apa saja yang harus dikonsumsi pasien.

Pada intinya adalah paling tidak untuk membantu teman yang depressi, kita harus menunjukkan sikap peduli dan selalu mendengar keluh kesahnya. Hal ini dapat membuat pederita depresi merasa memiliki teman yang siap untuk membantu.


Sabtu, 22 Maret 2014

Garpu is Better Than Sumpit

Sumpit merupakan alat makan khas negara Asia Timur: China, Jepang, dan Korea. Sumpit umumnya terbuat dari bambu, plastik, gading dan logam. Di negara kita, Indonesia, alat makan ini juga cukup populer. Untuk memakan mie khususnya, sebagian masyarakat Indonesia menggunakan alat ini.

Sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa sumpit merupakan alat makan yang biasa saja seperti alat makan lainnya seperti sendok dan garpu. Namun, menurut beberapa sumber yang saya baca di internet, sumpit tidak layak kita gunakan sebagai alat makan. Alat ini dapat membahayakan tubuh dan lingkungan.

Sumpit sekali pakai biasanya terbuat dari bambu. Alat ini diproduksi di industri rumah tangga. Karena bahan bambu berwarna kurang menarik, produsen menggunakan pemutih seperti sulfur dan hidrogen peroksida tanpa disinfektan serta cat warna. Bambu juga mudah busuk .Maka dari itu, produsen menggunakan formalin sebagai bahan pengawet.  Zat-zat tersebut masuk kedalam tubuh kita bersama makanan yang kita makan. Hal ini dapat menyebabkan penyakit kanker karena pewarna, formalin, dan pemutih merupakan zat karsinogenik.

Proses pembuatan sumpit bambu tidak higienis. Dalam proses produksi ada kemungkinan sumpit terkontaminasi oleh kotoran tikus, kotoran kecoa, telur kecoa, telur ulat, dll. Bahkan menurut penelitian terdapat ulat yang keluar dari sumpit yang celup air panas. Selain itu, sumpit yang direndam di air selama seminggu, air tersebut akan menjadi bau. Hal ini memperjelas bahwa sumpit bukan merupakan alat makan yang aman.

Di China sumpit diimpor dari Amerika. Hal ini terjadi karena China tidak memiliki banyak pohon untuk dijadikan sumpit. Padahal, sumpit merupakan alat makan utama di negara tersebut. Satu pohon hanya bisa dijadikan 4000 pasang sumpit saja. Menurut data, China menggunakan 63 miliar pasang sumpit setiap tahun. Bisa dibayangkan berapa banyak batang pohon yang ditebang untuk membuat alat makan ini. Padahal alat ini hanya sekali pakai dan akan berakhir di tempat sampah.

Garpu dan sumpit memiliki kegunaan yang sama, yaitu untuk memakan mie. Menurut saya, lebih baik memakai garpu daripada sumpit. Garpu lebih mudah digunakan. Semua orang bisa makan dengan garpu. Garpu terbuat dari logam dan bisa digunakan berkali-kali. Mengganti sumpit dengan garpu dapat meminimalisir jumlah pohon yang tebang. Itu artinya kita turut berperan dalam melestarikan lingkungan

Dalam jamuan internasional dan hotel berbintang, sumpit tidak digunakan. Hal ini memperjelas bahwa garpu lebih baik daripada sumpit.

Senin, 17 Maret 2014

I Find My Self in a Book

Have you ever felt you can not recognize your self ? have you ever thought why people do this and you do that? This thing have been happened to me. I was jumpy. I questioned with my self who i am. What type of person I was. Did I have a talent. Did I have a hobby. All people had hobbies. Why i was not. I was in phase of identity searching.

 “Personality Plus” is a book written by Florence Littauer and Rose Sweet. The book contains about 4 types of human personality: sanguinis, melankolis, koleris, and plegmatis. I read page by page. I observed whather type of person I am.

In the book, I found personality test sheet. I passed it. Moreover, I knew I was a melankolis person. Melankolis is a person who always expects to do everything perfectly. Melankolis person is serious, analytical, and genious. They are appropriate to be a writter, teacher, scientist, and programmer.
The book explains about strengths and weaknesses of melankolis. The strenghts are analytical, persistent, self-sacrificing, considerate, respectful, planner, orderly, faithful, idealictic, deep, musical, thoughtful, and behaved. The weeknesses are bashful, unforgiving, resentful, fussy, insecure, unpopular, hard to please, withdrawn, depressed, introvert, moody, skeptical, and suspcious. By knowing about my strenghts and weakneeses I can improve my strenghts and control my weaknesses.

The book also explains about strenghts and weaknesses of sanguinis, koleris, and plegmatis. By understaning it I know how to treat and understand others. The book makes me more grown.

Melankolis is a good reader. I love reading. People who like reading usually also like writting. Every holyday I spend my time by reading novel, writting some articles at my private blog, and joining writting competitions.

I have found myself. I know who I am. I know why people do this and I do that. I have a talent. I have a hobby.


Thanks to Florence Littauer and Rose Sweet. This book is so heplful.

Minggu, 16 Maret 2014

Problematika Matematika

Matematika adalah pelajaran yang paling sulit menurut sebagian besar orang. Rumus-rumus, angka, dan konsep adalah ciri khas mata pelajaran ini. Jika tidak mengikuti pelajaran dari awal maka kita tidak akan bisa mengerjakan bagian selanjutnya. Jika sudah begini biasanya rasa malas akan merasuki diri kita. Tingkat selanjutnya adalah kita akan membenci matematika. Bahkan mungkin juga membenci guru matematika.

Matematika merupakan momok yang menakutkan bagi siswa di sekolah. Apalagi jika ulangan atau ujian semester, kebanyakan soal tidak dapat terselesaikan. Matematika juga merupakan mata pelajaran UN yang membuat sebagian siswa tidak lulus. Matematika menambah beban anak sekolah yang sudah berat menjadi lebih berat lagi.

Saya setuju apabila matematika dijadikan mata pelajaran tidak wajib di SMA karena saya sendiri tidak terlalu merasakan manfaat dari mempelajari matematika setelah lulus SMA. Setelah lulus SMA sebagian siswa ada yang bekerja dan ada yang melanjutkan kuliah. Memang matematika berguna bagi mereka yang akan melanjutkan studi di jurusan akuntansi, teknik sipil, dan arsitektur. Namum, bagaimana dengan mereka yang bekerja atau yang melanjutkan studi di jurusan yang tidak membutuhkan matematika? Belajar matematika akan membuang-buang waktu saja dan membuat pikiran tertekan.

Nilai matematika menjadi indikator anak dikatakan pintar. Manusia dilahirkan dengan kecerdasan yang berbeda-beda. Tidak semua anak memiliki kecerdasan matematika. Ada anak yang berbakat di seni. Ada anak yang berbakat di olahraga. Ada anak yang berbakat di bidang bahasa. Itu sangat tidak adil untuk  menggunakan indikator nilai matematika untuk memberi predikat pintar. Semua orang itu pandai di bidangnya masing-masing.

Saya berargumen seperti ini bukan berarti saya tidak menyukai matematika dan menganggap matematika adalah mata pelajaran yang tidak berguna. Matematika mengajarkan anak tentang detail, ketekukan, dan kemampuan memecahkan masalah. Menurut saya belajar matematika di tingkat SD dan SMP saja sudah cukup untuk bekal masa depan anak.

Mathematic club adalah ekstrakulikuler untuk mengembangkan bakat anak di bidang matematika. Jadi, bagi siswa yang ingin masuk di perguruan tinggi dengan jurusan akuntansi, teknik sipil, atau arsitektur bisa mengasah kemampuan berhitungnya di club ini. Club ini merupakan pengganti mata pelajaran matematika yang dihapuskan sehingga anak yang kurang berbakat di matematika tidak merasa terpaksa belajar matematika.

Dengan adanya mathematic club satu beban siswa terkurangi. Siswa lebih memiliki banyak waktu untuk mengembangkan bakat atau menekuni hobi.